Table of Contents
Table of Contents

Apa Itu Blue Ocean Strategy dan Bagaimana Implementasinya?

Blue Ocean Strategy

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi persaingan antar perusahaan yang semakun ketat adalah dengan menerapkan blue ocean strategy.

Persaingan yang ketat tentu saja memaksa sebuah perusahaan untuk menemukan strategi marketing yang belum pernah digunakan atau yang belum pernah terpikirkan oleh kompetitor lainnya guna membuka peluang pasar baru bagi perusahaan miliknya. Blue ocean strategy dipercaya membuka peluang kepada pasar baru yang segmennya lebih unik.

Untuk tahu lebih lengkapnya mengenai blue ocean strategy, Anda bisa simak artikel RedERP berikut sampai tuntas ya!

 

Apa Itu Blue Ocean Strategy 

Strategi blue ocean strategy diperkenalkan pertama kali oleh W. Chan Kim dan Renee Mauborgne. Pada dasarnya blue ocean strategy adalah salah satu strategi yang menekankan perusahaan agar tidak bersaing dengan kompetitor lain, akan tetapi menekankan perusahaan untuk membuat industri baru atau segmen pasar unik lainnya.

Dengan adanya perkembangan yang semakin pesat, maka kebutuhan konsumen juga akan semakin beragam. Akan terdapat banyak permintaan baru dari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan perkembangan yang ada.

Perkembangan ini merupakan salah satu kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk menerapkan blue ocean strategy, agar perusahaan menjadi satu-satunya yang menyediakan kebutuhan konsumen pada market yang ada. Dengan menggunakan blue ocean strategy, tentu perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar dari permintaan masyarakat yang bermunculan.

 

Apa Perbedaan Blue Ocean Strategy dan Red Ocean Strategy

Selain blue ocean strategy, terdapat pula istilah red ocean strategy. Keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan, dimana red ocean strategy ini adalah salah satu strategi yang menekankan pada persaingan ketat untuk mendapatkan pasar yang sama dengan kompetitor.

Hal ini akan memungkinkan terjadinya persaingan antar kompetitor dan bisa saling menjatuhkan.

Dari penjelasan di atas, kita dapat mengetahui perbedaan mendasar dari kedua strategi ini. Di mana pada blue ocean strategy lebih menekankan untuk menciptakan strategi agar membuat industri atau pasar yang baru dan belum pernah dimiliki oleh kompetitor lainnya.

Sedangkan red ocean strategy lebih menekankan untuk memerangi industri atau pasar yang sudah dimiliki oleh kompetitor lain.

 

Cara Mengembangkan Blue Ocean Strategy

Dalam menghadapi persaingan dengan menggunakan blue ocean strategy, terdapat empat tindakan yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan produk yang dimilikinya, di antaranya adalah sebagai berikut.

 

1. Eliminate (Menghapus)

Dalam hal ini, Anda harus bisa mengeliminasi atau menyingkirkan hal-hal yang tidak bernilai dari produk. Hal ini dilakukan agar produk yang ada dapat memaksimalkan fitur dan bagian yang tersedia.

 

2. Reduce (Mengurangi)

Anda harus mampu untuk mengurangi unsur-unsur yang nilainya kurang namun tetap diperlukan. Jika Anda tidak ingin menghilangkan fitur yang ada secara menyeluruh, setidaknya Anda dapat menguranginya di bawah standar industri. 

 

3. Raise (Meningkatkan)

Jika sudah mengurangi fitur yang kurang memberikan manfaat, maka Anda perlu untuk meningkatkan standar serta fitur yang menjadi keunggulan.

 

4. Create (Menciptakan)

Anda harus mampu melakukan produksi hal-hal baru yang belum pernah ada pada kompetitor lain. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan terobosan baru yang mampu memikat hati para konsumen.

  

Baca Juga: Apa yang Dimaksud Research Gap dalam Bisnis?

 

Kelebihan dan Kekurangan Blue Ocean Strategy

Dalam penerapannya, blue ocean strategy memiliki kelebihan serta kekurangan. Kelebihan yang dimiliki oleh blue ocean strategy di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Memiliki peluang yang lebih besar dalam mendapatkan profit pada pasar yang baru.

2. Menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dari kompetitor yang sudah ada.

3. Berkesempatan dalam membuat brand baru yang pertama kali diciptakan dan akan melekat di hati pelanggan.

 

Sedangkan kekurangan yang dimiliki oleh blue ocean strategy antara lain sebagai berikut.

1. Belum terbentuk customer base.

2. Membutuhkan modal serta investasi yang cukup besar.

3. Memerlukan edukasi kepada pelanggan guna menghindari salah paham mengenai produk yang dijual.

 

Baca Juga: Mengenal Tools Marketing Software dan Pilihannya

 

Tips Implementasi Blue Ocean Strategy

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan apabila ingin menerapkan blue ocean strategy dalam mengatasi persaingan.

 

1. Fokus Pada Ceruk Pasar

Dalam menciptakan sebuah brand baru, tentu Anda harus fokus pada ceruk pasar yang ada.

Maksudnya di sini adalah, Anda harus fokus dalam menciptakan pasar atau industri baru yang belum pernah terpikir oleh para kompetitor lainnya.

 

2. Menciptakan Inovasi

Dengan menggunakan strategi ini, Anda dituntut untuk menciptakan sebuah produk yang inovatif.

Jika produk yang dimiliki mempunyai keunikan, maka hal tersebut akan memberikan nilai tambah, karena produk tersebut tidak dapat ditemukan pada pihak lain.

 

3. Slogan yang Unik

Slogan juga memiliki peranan yang penting dalam menerapkan blue ocean strategy, di mana slogan ini dapat menciptakan kesan di hati para pelanggan dan dapat tertanam cukup kuat dalam benak para konsumen.

 

Contoh Blue Ocean Strategy Dalam Perusahaan

Salah satu contoh perusahaan yang sudah menerapkan strategi ini adalah startup Gojek. Gojek merupakan perusahaan pertama yang menghadirkan aplikasi ojek online pertama di Indonesia sebelum akhirnya muncul pesaing-pesaing baru. 

Perusahaan ini pertama kali dirintis pada tahun 2011, namun popularitas transportasi online baru merebak di tahun 2015. Gojek menawarkan sebuah inovasi kemudahan dalam bertransportasi. Dengan kemudahan serta tarif yang terjangkau, maka menjadikan Gojek sukses dengan strateginya. 

Itulah penjelasan mengenai blue ocean strategy yang dapat Anda ketahui, semoga bermanfaat ya!

Tags:
Share:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
×

Hello!

Konsultasikan Kebutuhan ERP Disini atau Telp kami di +62812 111 42575

× Hubungi Kami