Table of Contents
Table of Contents

Manajemen Operasional: Arti, Fungsi, dan Ruang Lingkupnya!

manajemen operasional

Manajemen operasional adalah sebuah praktik yang berkaitan dengan penataan dan administrasi operasi bisnis dalam rangka menciptakan efisiensi yang maksimal dalam perusahaan.

Hal ini menjadi bagian vital yang menyempurnakan strategi perusahaandan memastikan keberlangsungan hidup perusahaan jangka panjang.

Untuk mengetahui lebih jauh terkait definisi, karakteristik, ruang lingkup, hingga fungsi dari manajemen operasional.

Simak dan pahami penjelasan pada artikel RedERP di bawah ini, ya!

 

Apa yang Dimaksud Manajemen Operasional?

Manajemen operasional adalah administrasi praktik bisnis, guna memaksimalkan efektivitas dan efisiensi operasional harian perusahaan.

Pada praktiknya operations management melibatkan perencanaan, pengorganisasian, hingga pengawasan terhadap proses organisasi bisnis atau perusahaan.

Ketiga aktivitas tersebut memiliki tujuan utama yang sama yaitu untuk menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran, serta mencapai nilai laba operasi setinggi mungkin. 

 

Operations management atau manajemen operasional sendiri memiliki 10 keputusan strategis di dalamnya yang terdiri dari:

1. Service and product design,

2. Quality management,

3. Process and capacity design,

4. Location,

5. Layout design,

6. Human resources and job design,

7. Supply chain management,

8. Inventory,

9. Material requirements planning and JIT (just in time), dan

10. Intermediate short term and project scheduling maintenance.

 

Adapun individu yang melaksanakan aktivitas operations management dalam suatu perusahaan disebut sebagai manajer operasional.

Tugas dari seorang manajer operasional adalah memastikan suatu perusahaan atau organisasi bisnis mampu mengubah bahan baku, tenaga kerja, dan teknologi menjadi produk atau jasa dengan cara yang efektif dan efisien. 

 

Karakteristik Sistem Manajemen Operasional

Secara garis besar manajemen operasional memiliki 13 karakteristik yang terdiri atas berbagai kemampuan, tugas, dan sifat.

Berikut poin-poin karakteristik dari manajemen operasional:

1. Mengutamakan koordinasi

2. Memiliki proses yang fleksibel

3. Mengedepankan kualitas 

4. Mempunyai kemampuan monitoring atau pengawasan.

5. Bertugas untuk memeroleh profitabilitas setinggi mungkin. 

6. Memprioritaskan efektivitas dan efisiensi.

7. Menjalankan segala jenis operasi secara terukur.

8. Bertugas untuk mengevaluasi segala bentuk kesalahan operasi perusahaan/

9. Memerlukan konsentrasi pada praktiknya.

10. Mempunyai kemampuan analisis.

11. Bersifat cepat dalam mengeksekusi segala tindakan atau kebijakan.

12. Kapasitas reaksi yang cepat.

13. Fleksibilitas dalam struktural organisasi.

 

banner software erp rederp

 

Kemampuan yang Dibutuhkan Seorang Manajer Operasional 

Seorang manajer operasional memiliki peran yang terbilang berat, yaitu memegang tanggung jawab lintas departemen di mana di dalamnya terdapat berbagai disiplin ilmu.

Maka dari itu seorang manajer operasional wajib mempunyai setidaknya 4 keterampilan utama, agar mampu menjalankan perannya dengan baik.

Berikut ini 4 keterampilan utama yang harus dikuasai oleh seorang manajer operasional.

 

1. Kemampuan Organisasi

Sebagai seorang manajer operasional sangat penting untuk memiliki kemampuan organisasi yang baik. Ia harus mampu mempertahankan fokusnya, meskipun harus menjalankan berbagai macam tugas dan proses yang berbeda.

Tanpa kemampuan organisasi yang baik, kinerja seorang manajer operasional tidak akan maksimal. Bahkan berpeluang menimbulkan sejumlah permasalahan di tengah proses manajerial, misalnya penumpukan tugas, hilangnya dokumen penting perusahaan, dan lain sebagainya.

Adanya kemampuan organisasi, akan mendorong performa manajer operasional menjadi lebih efisien.

 

2. Koordinasi yang Baik

Seorang manajer operasional bertanggung jawab atas berbagai departemen operasi di sebuah perusahaan. Maka dari itu, keterampilan dalam berkoordinasi yang baik sangat diperlukan bagi manajer operasional.

Dengan keterampilan ini seorang manajer operasional mampu mengetahui cara terbaik, dalam memastikan optimalisasi penggunaan seluruh sumber daya yang ada demi tercapainya tujuan perusahaan. 

 

3. Memiliki Skill Komunikasi Tinggi

Tanpa keterampilan komunikasi yang baik, seorang manajer operasional tidak akan mampu mengorganisir seluruh karyawan di berbagai departemen atau pihak eksternal perusahaan.

Selain itu, kemampuan ini juga mendukung untuk menghadapi berbagai macam situasi, seperti budaya kerja hingga kepribadian karyawan yang heterogen. 

 

4. Ahli dalam Mengoperasikan Berbagai Teknologi Operasional

Mengingat saat ini perkembangan teknologi sudah sangat pesat, dan sejumlah alat operasional perusahaan telah beralih ke sistem yang lebih mutakhir. Oleh karena itu, ia harus mampu menguasai berbagai teknologi operasional perusahaan.

Kemampuan ini membantu manajer operasional dapat lebih mudah dalam pengambilan keputusan, mengenai perancangan proses yang efisien sesuai teknologi terkait untuk meningkatkan kinerja operasi perusahaan.

 

Fungsi Manajemen Operasional

Sebagai administrasi praktik bisnis yang memiliki cakupan tugas dan tanggung jawab kompleks. Tidak mengherankan apabila manajemen operasional memiliki segudang fungsi bersifat suportif, yang sangat berdampak dalam melancarkan aktivitas suatu perusahaan.

Adapun fungsi manajemen operasional secara umum di antaranya:

1. Perencanaan dan pengimplementasian produksi produk maupun jasa.

2. Menyokong perancangan dan pengembangan produk atau layanan suatu perusahaan.

3. Perencanaan sistem informasi.

4. Pengelolaan inventaris melalui rantai pasokan.

5. Pengorganisasian berbagai macam proyek perusahaan.

6. Memaksimalkan quality control produk ataupun layanan jasa perusahaan. 

7. Membantu mengelola aktivitas logistik perusahaan.

8. Menunjang kegiatan pengadaan/pembelian bahan baku dan lainnya.

9. Memastikan ketepatan pengiriman barang atau jasa kepada konsumen.

10. Menskemakan inovasi produk atau layanan jasa perusahaan untuk periode mendatang.

11. Mengorganisasi aspek transportasi dan distribusi perusahaan.

12. Membantu pemeliharaan seluruh aset, inventaris, dan fasilitas milik suatu perusahaan.

13. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perusahaan.

14. Menyokong aspek penjualan maupun pemasaran perusahaan.

 

Baca Juga: Seberapa Pentingkan Manajemen Gudangan

 

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

Meskipun mencakup berbagai pengelolaan aktivitas perusahaan, namun manajemen operasional pada dasarnya memiliki ruang lingkup yang mencakup tiga aspek utama.

Ketiga aspek tersebut dapat berjalan dengan baik apabila management process perusahaan mulai dari planning, organizing, directing, coordinating, dan controlling mampu dilaksanakan secara maksimal.

Berikut penjelasan mengenai tiga aspek utama ruang lingkup operations management:

 

1. Aspek Struktural

Ini meliputi pengaturan komponen yang membangun suatu sistem manajemen operasional yang saling berkaitan, mulai dari perencanaan produk, perencanaan lokasi pabrik, perencanaan layout pabrik, perencanaan lingkungan kerja, dan  perencanaan standar produksi.

 

2. Aspek Fungsional

Selanjutnya sistem pengendalian produksi berhubungan dengan aktivitas pengelolaan dan pengorganisasian seluruh komponen struktural ataupun interaksi, yang mencakup pengendalian proses produksi, bahan baku, tenaga kerja, biaya, kualitas, hingga pemeliharaan. 

 

3. Aspek Lingkungan

Aspek ini dominan memerhatikan perkembangan dan berbagai kecenderungan di luar sistem, yang berhubungan erat dengan lingkungan. 

 

Software ERP Dorong Efektivitas dan Efisiensi Manajemen Operasional Perusahaan

 

Software ERP
Software ERP

 

Manajemen operasional adalah salah satu hal yang dapat menentukan profit bisnis, perusahaan dapat memiliki titik fokus produksi.

Agar proses operational management dapat berjalan dengan baik, perusahaan tidak bisa sepenuhnya mengandalkan cara manual saja, perlu ada dukungan dari teknologi untuk membuat sistem operasional berjalan lebih terkontrol dan sederhana.

Mengimplementasikan software ERP termutakhir dalam proses manajemen operasional perusahaan, adalah langkah yang tepat guna mendorong efektivitas dan efisiensi administrasi praktik bisnis tersebut.

Mengingat spesifikasi software ERP dewasa ini terbilang canggih karena mampu menunjang sejumlah aktivitas perusahaan, termasuk manajemen operasional.

Salah satunya adalah Software ERP Indonesia terbaik dari RedERP, yang menyediakan beragam aplikasi bersifat suportif, solutif, dan multifungsi bagi bisnis perusahaan di berbagai sektor industri. Software ERP RedERP mampu menunjang, menyederhanakan, sekaligus mengotomatisasikan setiap aktivitas perusahaan termasuk manajemen operasional. 

Hal ini karena software ERP dari RedERP sudah terintegrasi dengan baik dan telah dilengkapi oleh berbagai fitur termutakhir, seperti real time monitoring, smart system management, cloud database, hingga sistem kalkulasi berakurasi tinggi. 

Alhasil setiap proses manajemen operasional perusahaan mencakup produksi hingga distribusi dapat berjalan secara sederhana, terukur, akurat, komprehensif, dan optimal. 

Segera bergabung dengan kami melalui kontak yang tertera pada laman utama RedERP. Bersama RedERP manajemen operasional bisnis akan berjalan dengan optimal dan sederhana, sehingga peluang bertumbuhnya profitabilitas perusahaan semakin meningkat.

Tags:
Share:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
×

Hello!

Konsultasikan Kebutuhan ERP Disini atau Telp kami di +62812 111 42575

× Hubungi Kami