Table of Contents
Table of Contents

Prosedur Tutup Buku dan Ragam Manfaatnya Bagi Perusahaan

prosedur tutup buku

Dalam menyusun laporan tutup buku, diperlukan ilmu akuntansi dasar yang baik sebelum mempraktikkannya secara langsung.

Hal ini karena laporan tutup buku mencakup sejumlah komponen yang harus dicatat serta dikelola dengan baik supaya seluruh data akhir keuangan perusahaan dapat memuat informasi finansial yang komprehensif dan akurat.

Untuk memudahkan proses pemahaman Anda dalam menyusun laporan tutup buku, RedERP telah merangkum informasi mengenai tutup buku mulai dari pengertian, manfaat, prinsip kerja, hingga prosedurnya pada artikel di bawah ini.

Selamat membaca!

 

Apa Itu Tutup Buku?

Tutup buku atau cut off merupakan kegiatan akuntansi yang dilakukan perusahaan terkait transfer nilai saldo akhir setiap akun neraca pada suatu periode menjadi nilai saldo baru untuk periode berikutnya.  

Kegiatan akuntansi ini bersifat wajib dilaksanakan baik di bidang akuntansi maupun audit. Saat ini, tutup buku bisa dilakukan dengan praktis menggunakan teknologi software akuntansi modern.

Periode pelaksanaan tutup buku bisa dilakukan dalam jangka waktu yang bervariasi baik per bulan atau per tahun, tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Namun apapun jangka waktunya, laporan tutup buku harus menyajikan data akhir yang akurat, riil, dan komprehensif mengenai kondisi finansial perusahaan yang sebenarnya.

 

Baca Juga: Akuntansi Anggaran adalah: Pengertian, Unsur-Unsur, dan Jenisnya

 

Manfaat Laporan Tutup Buku

Tutup buku adalah satu dari sekian aktivitas akuntansi yang memiliki ragam manfaat bagi keberlangsungan bisnis suatu perusahaan.

 

Adapun manfaat yang bisa diperoleh perusahaan dari kegiatan tutup buku di antaranya:

  • Mampu menganalisis rasio keuangan perusahaan.
  • Kinerja keuangan perusahaan dapat diketahui sekaligus dinilai melalui pengamatan nilai akhir dari laporan laba rugi.
  • Perusahaan dapat membentuk saldo awal pada periode bulan atau tahun yang terdapat di neraca melalui pengamatan saldo akhir pada periode sebelumnya.
  • Posisi keuangan dan kekayaan terkini perusahaan dapat diketahui melalui pengamatan nilai akhir dari laporan neraca.
  • Memudahkan pembagian dividen dari laba ditahan ketika tutup buku akhir tahun selesai dilakukan.
  • Sebagai langkah akhir dalam melaksanakan cut-off data keuangan.
  • Memudahkan perusahaan dalam menentukan strategi bisnis untuk periode selanjutnya.

 

Mengapa Tutup Buku Itu Penting?

Pada dasarnya, cut off merupakan siklus aktivitas akuntansi yang wajib dilaksanakan oleh perusahaan. Hal ini karena cut off memiliki 4 fungsi krusial yang dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. 

Berikut ini uraian keempat fungsi krusial dari aktivitas akuntansi cut off.

 

Fungsi Analisis

Fungsi analisis berperan bagi perusahaan untuk memastikan apakah bisnis yang dibangun telah dikelola dengan baik atau tidak selama jangka waktu tertentu.

Melalui cut off, perusahaan juga dapat mengetahui tingkat pendapatan laba rugi mereka sesuai pada periode tertentu.

Bahkan, perusahaan pun bisa melakukan analisis mendalam terkait kondisi finansialnya dan menentukan strategi keuangan untuk periode selanjutnya.

 

Fungsi Pelaporan 

Fungsi pelaporan akan sangat membantu perusahaan dalam mengetahui kondisi keuangan mereka secara berkala.

Adanya fungsi ini juga memudahkan dan mempercepat penyaluran laporan kepada pihak internal maupun eksternal apabila sewaktu-waktu mereka membutuhkan rekapitulasi keuangan perusahaan. 

 

Fungsi Evaluasi 

Sesuai namanya, fungsi evaluasi bisa membantu perusahaan dalam mengevaluasi kinerja atau performa bisnis mereka selama periode tertentu.

Melalui fungsi ini, perusahaan dapat mengetahui kemajuan dan menganalisis secara mendalam hal-hal yang dapat menghambat perkembangan bisnis mereka.

Alhasil, perusahaan dapat menjadi lebih solutif dan inovatif guna mencapai kemajuan bisnis yang lebih baik dan pesat.

 

Fungsi Pembentukan 

Saldo awal yang dibentuk pada laporan tutup buku atas kondisi keuangan terakhir perusahaan. Hal ini dapat memudahkan perusahaan dalam membentuk saldo baru untuk keperluan pendanaan keperluan operasional dan administratif.

 

Baca Juga: Pentingnya Mengetahui Tahapan Siklus Akuntansi yang Ada Dalam Perusahaan

 

Prosedur Tutup Buku

Kegiatan tutup buku tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Dalam praktiknya, aktivitas akuntansi ini perlu menaati serangkaian prosedur agar output data finansial yang dihasilkan nantinya akurat, detail, dan komprehensif. 

 

Berikut ini serangkaian prosedur yang wajib dilakukan secara sistematis saat melakukan kegiatan tutup buku:

  1. Melakukan proses pemindahan jurnal umum akun penjualan, pendapatan, beban, dan lainnya ke buku besar.
  2. Menjumlahkan seluruh saldo transaksi pada setiap akun buku besar.
  3. Menyusun neraca saldo awal untuk menjumlahkan seluruh kredit dan debit bisnis dalam suatu perusahaan.
  4. Membuat jurnal penyesuaian guna mencatat item transaksi yang tidak tercatat dalam transaksi harian.
  5. Membuat neraca saldo setelah penyesuaian.
  6. Melakukan penyusunan laporan keuangan.
  7. Mengerjakan jurnal penutup untuk transfer saldo akun sementara ke akun permanen.
  8. Menyusun laporan neraca percobaan akhir dan menjadikannya sebagai sebagai saldo awal periode berikutnya.

 

Sederhanakan Proses Laporan Tutup Buku Lebih dengan Software Akuntansi Terbaik RedERP

 

Software ERP
Software ERP

 

Kini, kehadiran software akuntansi memberikan kemudahan signifikan bagi para akuntan maupun auditor dalam menyusun laporan tutup buku perusahaan.  

Hal itu bisa terjadi karena spesifikasi software akuntansi dewasa ini sudah dilengkapi dengan fitur-fitur solutif yang bervariasi. Maka, tidak heran apabila penerapan software akuntansi mampu mengefisienkan sekaligus mengoptimalkan proses penyusunan laporan tutup buku perusahaan.

Salah satu penyedia layanan ERP (Enterprise Resource Planning) terbaik di Indonesia yaitu RedERP memiliki spesifikasi software akuntansi online unggulan yang dapat menjawab seluruh kebutuhan Anda saat ini terkait pengelolaan keuangan perusahaan.

Software akuntansi online RedERP memiliki kemampuan perhitungan yang sangat tinggi seta sudah terotomatisasi dengan baik. Alhasil setiap aktivitas pengelolaan keuangan perusahaan Anda dapat dijalankan secara sederhana, cepat, dan optimal.

Software akuntansi online berbasis web milik RedERP juga sudah menerapkan sistem monitoring secara real time. Sehingga, Anda dapat meminimalisir terjadinya human error maupun fraud dalam menjalankan berbagai aktivitas akuntansi.

 

Tertarik untuk mulai bergabung bersama kami? Ayo ajukan demo gratisnya sekarang pada laman utama RedERP dan optimalkan hasil kegiatan akuntansi perusahaan Anda bersama kami. 

 

Tags:
Share:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
×

Hello!

Konsultasikan Kebutuhan ERP Disini atau Telp kami di +62812 111 42575

× Hubungi Kami