Table of Contents
Table of Contents

Seperti Apa Pasar Oligopoli Itu? Ketahui Lengkapnya Di Sini!

Pasar adalah tempat bertemunya orang-orang yang ingin melakukan transaksi jual beli. Pasar merupakan tempat jual beli barang dengan jumlah penjual dan pembeli lebih dari satu. 

Pasar sendiri dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, salah satunya yaitu pasar oligopoli. Pasar oligopoli adalah salah satu jenis pasar dengan persaingan yang tidak sempurna karena biasanya hanya dikuasai oleh beberapa perusahaan tertentu.

Hal ini memiliki jumlah produsen dan konsumen yang tidak seimbang, di mana jumlah produsen atau penjual lebih sedikit dibandingkan dengan pembelinya.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai pasar oligopoli, yuk simak penjelasan berikut sampai tuntas!

 

Apa Itu Pasar Oligopoli

Pengertian pasar oligopoli adalah salah satu jenis pasar yang memiliki jumlah produsen lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah konsumennya. Meski penjualnya sedikit, jumlah pembeli di dalamnya relatif banyak. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa pasar ini dikatakan sebagai pasar persaingan tidak sempurna.

Dengan adanya jumlah produsen dan konsumen yang tidak seimbang, harga pasar akan terpengaruh. Selain itu, akan muncul juga persaingan yang cukup ketat antara para penjual dan mereka akan saling membanting harga.

Pasar oligopoli umumnya dikuasai oleh dua atau lebih perusahaan. Perusahaan dalam oligopoli ini biasanya memiliki kuasa dalam menetapkan suatu harga, baik secara kolektif atau di bawah kepemimpinan suatu perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang umumnya memicu dalam pembentukan pasar, salah satunya adalah modal yang besar serta kekuatan hak cipta.

Keberadaan dari pasar ini akan membuat produsen yang jumlahnya sedikit untuk menguasai pasar. Mereka juga akan saling bersaing dalam mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya. Hal tersebut tentu akan membuat perusahaan atau produsen baru sulit masuk ke dalam pasar.

 

Baca Juga: Apa Itu Pasar Persaingan Sempurna? Ini Jawabannya

 

Ciri-ciri Pasar Oligopoli

Untuk mengetahui karakteristik dari pasar oligopoli, tentu Anda harus mengetahui terlebih dahulu ciri-cirinya. Berikut adalah ciri-ciri yang perlu Anda ketahui.

 

1. Penjualan Bersifat Homogen

Produk yang dijual oleh produsen dalam pasar oligopoli biasanya hanya terdiri dari satu jenis. Hal tersebut akan memberikan kemudahan bagi konsumen dalam menemukan kebutuhan yang mereka perlukan.

Selain itu konsumen juga akan mudah dalam menemukan pengganti atau alternatif lainnya.

 

2. Harga Saing Relatif Sama

Dengan sifat pasar yang homogen, tentu pasar memiliki pengaruh terhadap suatu harga. Umumnya produsen menawarkan harga yang mirip agar dapat bersaing.

Misalnya jika produsen A menjual produk dengan harga 5000, produsen B tidak mungkin menjual produknya dengan harga 10000. Sebab, harga yang terlalu mahal bisa membuat konsumen jatuh ke produsen lain.

 

Baca Juga: Food Cost Adalah Biaya Produksi Makanan? Ini Cara Menghitungnya

 

3. Perusahaan Baru Sulit untuk Masuk

Pasar oligopoli biasanya akan membatasi kompetisi pada beberapa perusahan yang sudah ada terlebih dahulu. Hal tersebut akan membuat perusahaan baru kesulitan dalam memasuki jenis pasar ini.

 

4. Memerlukan Strategi Marketing yang Matang

Pasar oligopoli memiliki persaingan yang sangat ketat. Itulah mengapa strategi marketing yang tepat dan matang sangat dibutuhkan untuk menarik konsumen dan menjadikan mereka sebagai pelanggan.

 

Baca Juga: Perlukah Melakukan Strategi Promosi bagi Perusahaan dan Bagaimana Contohnya?

 

5. Kebijakan dari Produsen Utama Berpengaruh pada Produsen Lain

Dalam mengambil suatu kebijakan, jenis pasar ini memiliki ketergantungan antar perusahaan dan sangat mampu dalam mempengaruhi keputusan produsen lain.

Contohnya jika produsen utama menjual produknya dengan harga Rp5000, produsen lain akan menjual produknya dengan harga yang mirip.

 

Jenis Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli sendiri memiliki beberapa jenis, di antaranya adalah sebagai berikut.

 

1. Pasar Oligopoli Terdiferensiasi

Terdiferensiasi memiliki arti dapat dibedakan. Artinya, produk yang dijual oleh produsen dalam pasar ini dapat dibedakan. Misalnya, harga yang ditawarkan memiliki perbandingan yang jauh berbeda antara satu produsen dengan produsen lainnya.

 

2. Pasar Oligopoli Homogen

Pasar jenis ini disebut juga dengan pure oligopoly. Pasar oligopoli homogen menjual berbagai macam produk yang identik dari berbagai produsen, tetapi sulit untuk dibedakan. Misalnya produk air mineral dan rokok.

 

3. Pasar Oligopoli Nonkolusi

Pada pasar oligopoli nonkolusi, produsen hanya akan memainkan harga dengan melihat perkembangan harga dari produsen lainnya. Hal ini dilakukan untuk membuat kompetitor tidak bisa bersaing.

 

4. Pasar Oligopoli Kolusi

Ketika kolusi, produsen bekerja sama untuk menaikkan harga. Tidak ada persaingan harga dari pihak produsen, sehingga persaingan pun tidak ketat.

 

Contoh Pasar Oligopoli

Contoh pasar oligopoli sebenarnya sudah biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari kita, di antaranya adalah sebagai berikut. 

  • Operator telekomunikasi
  • Transportasi online
  • Perusahaan rokok
  • Perusahaan elektronik
  • Perusahaan handphone
  • Produsen mie instan
  • Industri semen
  • Industri kendaraan bermotor
  • Maskapai penerbangan

 

Kelebihan dan Kelemahan Pasar Oligopoli 

Sama halnya dengan jenis pasar lainnya, pasar oligopoli tentu memiliki kelebihan serta kelemahan. Kelebihan dari pasar oligopoli di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Mendorong pengembangan produk yang dibarengi dengan kemajuan IPTEK.
  • Produsen memiliki keleluasaan dalam menentukan harga karena jumlah penjual sedikit.
  • Konsumen dapat memilih produk sesuai dengan keinginannya karena pasar menyediakan banyak pilihan.
  • Konsumen mendapatkan keuntungan dari persaingan antarprodusen, yaitu pentingnya untuk memilih produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

 

Sedangkan kelemahan dari pasar oligopoli adalah sebagai berikut.

  • Tingkat efisiensi rendah.
  • Adanya perang harga antarprodusen yang dilakukan untuk menarik minat pelanggan.
  • Menghambat perusahaan baru karena persaingan yang ketat.
  • Mahalnya biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk mempromosikan produk.

 

Contoh Barang Homogen di Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli biasanya memperjualbelikan produk yang bersifat homogen, di mana para produsen hanya memproduksi atau menjual satu produk saja. Dengan kata lain, produk yang satu dengan produk lainnya dapat saling menggantikan, sehingga para konsumen tidak akan terlalu sulit dalam mendapatkan produk yang homogen tersebut.

Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa produk yang sifatnya homogen dan memiliki keidentikan tersendiri namun sulit untuk dibedakan. Contoh produknya antara lain adalah air mineral, semen, rokok, mie instan, dan lain sebagainya.

 

Itulah pembahasan mengenai pasar oligopoli yang meliputi pengertian, ciri, jenis, kelebihan dan kelemahan, serta contohnya. Semoga Anda bisa mendapatkan manfaat dari tulisan ini.

Tags:
Share:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
×

Hello!

Konsultasikan Kebutuhan ERP Disini atau Telp kami di +62812 111 42575

× Hubungi Kami